Jumlah artikel: 139

“Satu persatu”: Opus Dei dalam kisah hidup pribadi

Tidak ada dua orang yang sama. Begitu pula tidak ada dua kehidupan yang identik. Opus Dei adalah setiap orang yang mewujudkan karisma Opus Dei, menurut Bapa Prelat. "Satu persatu" adalah mosaik dari wajah- wajah yang beragam dari lima benua yang menceritakan kehidupan mereka sejak perjumpaan mereka dengan Opus Dei.

Intensi Bulanan Wilayah dari bulan Oktober ke bulan Desember 2025

Intensi Bulanan Wilayah Filipina dan Indonesia

Dari Prelatur

Mark dari Singapura: “Itu memerlukan 30 tahun untuk mengatakan iya kepada Tuhan“

Mark pertama kali mengenal dengan Opus Dei pada tahun 1990-an tetapi ragu untuk mengatakan iya kepada Tuhan selama beberapa dekade karena dia merasa diri tidak siap. Sebuah retret yang akhirnya menolong dia menyadari bahwa Tuhan tidak memanggil yang sempurna tetapi menolong yang terpanggil untuk tumbuh dalam kekudusan. Hari ini, sebagai suami, ayah dan manajer portofolio, dia menemukan sukacita dalam doa, kekuatan dalam perkerjaannya, dan kehadirannya makin terasa bagi keluarga dan orang-orang disekitarnya.

En singular

Bangkit dari Abu

Pada hari Yubileum Penghiburan (15 September), Chizoba bercerita bagaimana dia dan keluarganya merasakan Kasih Allah ketika tidak lama setelah pindah ke Kanada rumah keluarga mereka habis terbakar.

Pengharapan dapat bersuara bahkan ketika segalanya tampak sia-sia

Dalam audiensi umum pada tanggal 10 September, Paus Leo XIV melanjutkan siklus katekesis tentang Yesus Kristus, Harapan kita, dengan berbicara tentang Wafat-Nya.

Dari Bapa Suci

Buku “Jalan”: Edisi ke Seratus Karya Tulis Santo Josemaría yang Paling Banyak Dibaca

Telah terbit edisi filologi yang disiapkan oleh Fidel Sebastián, dengan kata pengantar oleh Prelat Opus Dei dan dengan anotasi singkat yang bertujuan untuk membawa semua pembaca dekat pada sejarah dan konteksnya, untuk memperingati edisi ke-100 buku ini dalam bahasa Spanyol.

Dari Prelatur

“Tolok ukur kemanusiaan kita adalah kemampuan kita untuk membiarkan diri kita dikasihi”

Dalam audiensi umum pada tanggal 3 September, Paus Leo XIV melanjutkan siklus katekesis tentang Yesus Kristus, Harapan kita, dengan berbicara tentang Penyaliban-Nya.

Dari Bapa Suci

Alumni Anihan: Kegigihan, Rahmat dan Rasa Syukur

Marisol Manjares memberi kesaksian bagaimana iman, dukungan keluarga dan tekad telah membawanya dari latar belakang sederhana hingga menjadi seorang chef eksekutif di salah satu grup restoran terkemuka di Metro Manila.

Karya Sosial

Pembinaan Integral sebagai Batu Loncatan menjadi Wirausahawan

Flor berasal dari Guatemala dan sepanjang hidupnya ia mempunyai rasa kepedulian pada orang-orang yang tidak mampu. Di usia 82 tahun, ia masih bekerja di sebuah pusat pelatihan dan pengembangan wanita, Junkabal, yang telah menempuh perjalanan panjang hingga hari ini dan telah memberi kesempatan bagi banyak keluarga untuk memperbaiki kualitas hidup mereka.

Banilad: Lembah Pengharapan

Tersembunyi di jantung Kota Cebu (Filipina), di tengah komunitas urban berpenghasilan rendah, suatu yang luar biasa berlangsung di sebuah bangunan sederhana: the Banilad Center for Professional Development - BCPD (Pusat Pengembangan Profesional Banilad). Ini adalah kesaksian dari tiga orang lulusan tahun 2024-2025 yang berjuang melewati pelbagai tantangan hidup menuju masa depan profesional yang menjanjikan.

Karya Sosial