Mark dari Singapura: “Itu memerlukan 30 tahun untuk mengatakan iya kepada Tuhan“
Mark pertama kali mengenal dengan Opus Dei pada tahun 1990-an tetapi ragu untuk mengatakan iya kepada Tuhan selama beberapa dekade karena dia merasa diri tidak siap. Sebuah retret yang akhirnya menolong dia menyadari bahwa Tuhan tidak memanggil yang sempurna tetapi menolong yang terpanggil untuk tumbuh dalam kekudusan. Hari ini, sebagai suami, ayah dan manajer portofolio, dia menemukan sukacita dalam doa, kekuatan dalam perkerjaannya, dan kehadirannya makin terasa bagi keluarga dan orang-orang disekitarnya.
“Inilah Tuhan”: Pendampingan Rohani (II)
Banyak orang yang telah menemukan Kristus dan Gereja berkat seorang teman menggambarkan bantuan yang mereka terima sebagai pendampingan rohani yang autentik.
Apakah itu Retret Rohani?
Retret merupakan hari istirahat panjang yang digunakan untuk menghabiskan waktu bersama dengan Tuhan dalam keheningan dan doa. Hal ini menjadi sesuatu peluang yang istimewa untuk menumbuhkan cinta pada Tuhan, mengetahui diri kita lebih baik dan juga mengenal Tuhan lebih dalam. Retret juga menjadi waktu untuk memperbarui iman kita, menyambut terang Roh Kudus dan menyelidiki bidang yang dimana kita dapat bergerak maju dalam kehidupan kristiani kita secara tenang dan penuh pertimbangan.
Bangkit dari Abu
Pada hari Yubileum Penghiburan (15 September), Chizoba bercerita bagaimana dia dan keluarganya merasakan Kasih Allah ketika tidak lama setelah pindah ke Kanada rumah keluarga mereka habis terbakar.
Isidoro di Bangalore: Tak Ada Detak Jantung
Sepasang suami istri di Bangalore (India) memberi kesaksian yang mengharukan dan penuh pengharapan setelah mengetahui bahwa bayi mereka yang belum lahir tidak memiliki detak jantung. Melalui doa dan perantaraan Venerabilis Isidoro Zorzano, terjadilah apa yang mereka yakini sebagai mukjizat sejati.
Pengharapan dapat bersuara bahkan ketika segalanya tampak sia-sia
Dalam audiensi umum pada tanggal 10 September, Paus Leo XIV melanjutkan siklus katekesis tentang Yesus Kristus, Harapan kita, dengan berbicara tentang Wafat-Nya.









