Satu langkah kecil hari ini, satu lompatan raksasa hari esok.
Beata Guadalupe Ortiz de Landázuri wafat lima puluh tahun yang lalu, tepatnya pada 16 Juli 1975. Pada peringatan hari wafatnya, kita mengenang hidupnya yang penuh petualangan dan pelayanan kepada sesama. Guadalupe adalah seorang wanita yang membiarkan dirinya dijamah oleh Tuhan dan dengan sukacita menanggapi panggilan-Nya yang mencerminkan keagungan kasih Tuhan.
Prelat Opus Dei dalam Peringatan 50 Tahun IESE: Menguduskan pekerjaan, mengubah dunia dan makna Kristiani dari kepemimpinan
Sebagai bagian dari perayaan 50 tahun dimulainya kegiatan IESE di Madrid, Monsignor Fernando Ocáriz, Kanselir Agung Universitas Navarra dan Prelat Opus Dei, mengunjungi kampus dan memberikan kuliah umum kepada lebih dari 600 karyawan dan alumni.
Mgr. Ocáriz dalam majalah “El Mundo” : Memperbarui komitmen kita untuk bekerja demi perdamaian
Artikel oleh Mgr. Fernando Ocáriz, yang diterbitkan di surat kabar Spanyol El Mundo pada peringatan 50 tahun wafatnya Santo Josemaría. Ini adalah terjemahan dari artikel bahasa dalam Inggris (artikel asli dalam bahasa Spanyol).
Sungguh Manusiawi, Sungguh Ilahi (XV): Kesederhanaan, Melihat Jalan dengan Jelas
Mengetahui bahwa Tuhan senantiasa memandang kita dan hidup dalam saat kini dapat menuntun kita bertumbuh dalam kesederhanaan.
Surat Bapa Prelat (11 Juni 2025)
Bapa Prelat Opus Dei mengajak kita semua untuk merenungkan Misteri Tirtunggal Mahakudus dan mengumumkan bawa Satuta Opus Dei yang baru telah diserahkan kepada Tahta Suci untuk pengesahannya.
Sungguh Manusiawi, Sungguh Ilahi (XIII): Dengan Segenap Hati Kita
Keutamaan kesucian memperkuat kemampuan kita untuk memahami dan menikmati apa yang benar-benar memenuhi hati manusia; hal ini memungkinkan kita untuk menemukan Tuhan dalam segala hal.
E-Book Gratis: Mengenal Dia dan Mengenal Dirimu Sendiri
E-book kumpulan lima artikel tentang hubungan kita dengan Tuhan
Aku Telah Menyebut Kamu Sahabat (II): Untuk Menerangi Bumi
“Perintah baru” yang Yesus percayakan kepada kita pada akhir kehidupan-Nya di bumi menemukan dimensi baru dalam persahabatan manusia: ini adalah kerasulan yang autentik.
Aku Telah Menyebut Kamu Sahabat (I): Apakah Allah Memiliki Teman?
Tuhan selalu mencari persahabatan dengan manusia. Dia mengajak kita untuk hidup bersama-Nya. Kelemahan manusia dan kesalahan-kesalahannya tidak akan membuat Tuhan berubah pikiran. Pelukan Allah dengan Cinta tanpa syarat akan memenuhi kita dengan cahaya dan kekuatan sehingga memberanikan kita untuk memperkenalkannya kepada orang lain.
Aku Telah Menyebut Kamu Sahabat (IV): Persaudaraan dan Persahabatan
Persahabatan antar manusia yang terpanggil dalam misi yang sama memungkinkannya selalu menjadi jalan yang penuh kebahagiaan.









