Berpendirian teguh bukanlah sekadar kukuh dalam pendirian, melainkan “berpendirian teguh yang suci”.
Janganlah lupa bahwa ada juga “sikap memaksa yang suci”.
(Buku Jalan, n. 398)
Berpendirian teguh bukanlah sekadar kukuh dalam pendirian, melainkan “berpendirian teguh yang suci”.
Janganlah lupa bahwa ada juga “sikap memaksa yang suci”.
(Buku Jalan, n. 398)
Printed | dokumen dibuat secara otomatis dari https://opusdei.org/id-id/dailytext/berpendirian-teguh-yang-suci/ (24-07-2026)