Betapa indahnya kesuci-murnian itu! Namun, hal itu tidaklah kudus dan tidak juga berkenan pada Tuhan bila kita memisahkannya dari cinta kasih. Cinta kasih adalah benih yang akan tumbuh dan menghasilkan buah-buah yang lezat bila diairi oleh kesuci-murnian.
Tanpa cinta kasih, kesuci-murnian itu tidak akan berbuah dan air yang steril itu akan mengubah jiwa menjadi sebuah rawa, genangan air kotor yang darinya tercium bau bangkai keangkuhan.
(Buku Jalan, n. 119)