​Telah Disetujui Mukjizat atas perantaraan Pakar Kimia Guadalupe Ortiz de Landázuri

Paus Fransiskus telah memberi wewenang kepada Kongregasi Proses Penggelaran Para Kudus untuk mengeluarkan dekrit yang mengesahkan suatu mukjizat yang terjadi atas perantaraan Guadalupe Ortiz de Landázuri (1916-1975), seorang anggota Opus Dei.

Guadalupe Ortiz de Landázuri

Roma, 9 Juni 2018. Kemarin sore, Paus Fransiskus telah memberikan wewenang kepada Kongregasi Proses Penggelaran Para Kudus untuk mengeluarkan dekrit menyetujui mukjizat yang dikaitkan dengan Guadalupe Ortiz de Landázuri (1916-1975), seorang anggota Opus Dei . Bapa Suci juga mengesahkan surat keputusan yang berkaitan dengan proses kanonisasi Beato Nunzio Sulprizio, dan Venerabilis Concepción Cabrera, Enrique Angelelli dan rekan martir di Argentina.

Begitu menerima berita itu, Monsignor Fernando Ocáriz , Prelat Opus Dei, memberi komentar, “Kehidupan Guadalupe menunjukkan kepada kita bahwa memberikan diri sepenuhnya kepada Tuhan, merespons dengan kemurahan hati apa yang Allah minta dari kita di setiap saat, memungkinkan kita untuk menjadi sangat bahagia di sini, di bumi dan nanti di Surga, di mana kita akan bahagia untuk selamanya.

“Saya mohon kepada Tuhan agar teladan Guadalupe akan mendorong kita untuk berteguh hati dalam menghadapi hal-hal besar dan kecil dari kehidupan sehari-hari dengan antusiasme dan semangat inisiatif, untuk melayani Tuhan dan sesama dengan cinta kasih dan sukacita.”

Mukjizat yang terjadi pada tahun 2002 merupakan penyembuhan instan bapak Antonio Jesús Sedano Madrid, yang pada usia 76 tahun menderita tumor kulit ganas di sebelah mata kanannya.

Suatu malam, beberapa hari sebelum operasi untuk mengangkat tumor itu, Antonio berdoa melalui perantaraan Guadalupe Ortiz de Landázuri, memohon dengan penuh iman agar operasi itu dapat dihindari. Keesokan paginya, tumor itu menghilang sama sekali. Pemeriksaan medis selanjutnya mengkonfirmasikan penyembuhan itu.

Antonio Jesús Sedano Madrid meninggal dua belas tahun kemudian, pada tahun 2014, karena serangan jantung, dalam usia 88 tahun. Kanker kulit yang disembuhkan melalui perantaraan Guadalupe Ortiz de Landázuri itu tidak pernah muncul lagi.

Dalam sebuah wawancara, pastor postulator proses kanonisasi, Rm. Antonio Rodríguez de Rivera, menggambarkan Guadalupe sebagai “seorang wanita yang mengasihi Tuhan, yang penuh iman dan pengharapan sehingga melalui pekerjaan dan optimismenya, dia membantu orang lain dalam kebutuhan spiritual dan material mereka. Sukacita menandai semua yang dia lakukan, bahkan dalam situasi-sitausi yang tersulit. ”

Teks dan video tentang mukjizat penyembuhan yang dikaitkan dengan Guadalupe Ortiz de Landázuri

Sketsa Biografi (Dokumentari film (30 menit) tentang Guadalupe tersedia di sini)

Guadalupe lahir di Madrid, Spanyol, pada hari pesta Bunda Maria Guadalupe, 1916. Dia kuliah di bidang kimia di Universitas Pusat Madrid. Hanya ada lima wanita di angkatannya. Dalam Perang Saudara Spanyol, dia mendampingi dan mendukung ayahnya, yang adalah seorang militer, pada saat-saat terakhir sebelum ayahnya dieksekusi. Dia dengan segera memaafkan mereka yang bertanggung jawab atas kematian ayahnya sejak awal. Setelah Perang Saudara Spanyol, Guaalupe lulus dan diwisuda, dan mulai mengajar fisika dan kimia di “Colegio de las Irlandesas” ( Loreto Nuns High School) dan di “Lycee Francaise” (Sekolah Menengah Negeri Prancis) di Madrid.

Awal tahun 1944 Guadalupe berkenalan dengan pendiri Opus Dei, Santo Josemaria Escriva, melalui seorang teman. Santo Josemaria mengajar Guadalupe bahwa pekerjaan profesional dan kehidupan seharian dapat menjadi tempat untuk bertemu dengan Tuhan. Beberapa waktu kemudian Guadalupe berkata : "Saya memiliki ide yang sangat jelas bahwa Tuhan berbicara kepada saya melalui imam itu". Pada tahun yang sama Guadalupe menjadi anggota Opus Dei.

Mulai saat itu dan seterusnya, Guadalupe akan menghayati dedikasi ini tanpa syarat, dengan kesetiaan yang peka kepada Yesus Kristus, yang ia selalu cari secara khusus dalam Ekaristi, dan berjuang mencapai kesucian hidup, dengan semangat untuk melayani dan membawa banyak orang dekat dengan Tuhan. Di Madrid dan sesudahnya di Bilbao, sebagai prioritas pertama, Guadalupe melayani dalam pembinaan Kristiani untuk kaum muda .

Dari tahun 1950 hingga 1956, ia tinggal di Meksiko untuk memulai karya kerasulan Opus Dei di sana. Mereka yang mengenal Guadalupe di Meksiko mengingat bahwa suatu prioritas bagi Gudalupe adalah memenuhi kehendak Tuhan dan bahwa semangat Guadalupe untuk menolong setiap orang terus berkobar. Tergerak oleh dorongan Guadalupe, banyak dari teman-temannya yang mulai bekerja demi kebaikan umum, mendirikan inisiatif-inisiatif sosial dan Kristiani seperti misalnya pusat pelatihan untuk para petani di daerah pedesaan di negara bagian Morelos.

Pada 1956 ia menetap di Roma, Italia. Di Roma, Guadalupe bekerja sebagai mitra kerja Santo Josemaria dalam kepemimpinan internal Opus Dei. Dua tahun kemudian, dia pulang ke Spanyol karena alasan kesehatan. Di Spanyol dia melanjutkan pekerjaannya sebagai guru dan peneliti. Dia menyelesaikan tesis doktoralnya dalam bidang kimia, dan juga menjadi salah satu pelopor dari "Centro de Estudios e Investigación de Ciencias Domésticas" (CEICID) (Pusat Studi dan Penelitian Ilmu Domestik/Rumah Tangga). Pada saat yang sama, Guadalupe melanjutkan tugas-tugas pembinaan Kristiani di Opus Dei. Dalam semua tindakannya, Guudalupe menunjukkan keinginannya untuk mengasihi Tuhan dalam pekerjaannya, persahabatannya, dan dalam sukacita yang mendalam yang memancarkan kedamaian dan ketenangan.

Akibat dari penyakit jantung yang ia derita, Guadalupe meninggal di Pamplona, dengan reputasi akan kesucian hidup, pada hari pesta Bunda Maria Carmel, 16 Juli 1975. Guadalupe berusia 59 tahun.

Sejak itu devosi pribadi kepada Guadalupe semakin menyebar. Menurut pastor postulator, orang-orang yang berdoa mohon perantaraaannya telah menerima berbagai jenis rahmat: penyembuhan, hal-hal yang berkaitan dengan kehamilan dan kelahiran, mendapat pekerjaan, penyelesaian konflik antara pekerjaan dan kewajiban keluarga, penyelesaian masalah keuangan, rekonsiliasi keluarga, membantu teman dan kolega untuk dekat dengan Tuhan, dll.

Kronologi proses Kanonisasi

Sidang tentang hidup, keutamaan dan reputasi akan kesucian hidup dari Guadalupe dibuka di Madrid, dimulai pada 18 November 2001 dan selesai pada 18 Maret 2005. Tribunal menginterogasi 32 saksi di Madrid dan 22 saksi di Mexico City.

Pada 17 Februari 2006, Kongregasi Proses Penggelaran para Kudus mengeluarkan dekrit yang memvalidasikan proses di level keuskupan, dan pada 4 Agustus 2009, positio tentang kehidupan dan keutamaan Guadalupe telah diserahkan kepada dikasteri ini.

Dari 25 Mei 2007 hingga 16 Januari 2008, dimulai suatu proses investigasi di Barcelona untuk menyelidiki mukjizat penyembuhan dari Antonio Jesús Sedano Madrid, yang dikaitkan dengan Guadalupe. Kemudian hasil-hasil investigasi diserahkan kepada Kongregasi Proses Penggelaran para Kudus, yang kemudian menyatakan validitas dari proses investigasi tersebut pada 24 Oktober 2008.

Pada 7 Juni 2016, konsultan teologis dari Kongregasi Proses Penggelaran para Kudus memberi jawaban positif mengenai praktik heroik dari keutamaan-keutamaan oleh Guadalupe Ortiz de Landázuri. Pada 2 Mei 2017, dalam sesi biasa rapat umum para Kardinal dan Uskup anggota Kongregasi mengumumkan hasil pemungutan suara yang positif.

Pada tanggal 4 Mei 2017, Paus Fransiskus menerima dari Kardinal Angelo Amato, prefek Kongregasi Proses Penggelaran para Kudus, laporan terperinci tentang langkah-langkah proses kanonisasi, dan Bapa Paus meratifikasi hasil pungutan suara Kongregasi Proses Penggelaran para Kudus, mengesahkan publikasi dari dekrit untuk menyatakan Hamba Tuhan Guadalupe Ortiz de Landázuri menjadi venerabilis

Pada tanggal 5 Oktober 2017, setelah mempelajari mukjizat Antonio Jesús Sedano Madrid, dewan medis dari Kongregasi Proses Penggelaran para Kudus menyatakan bahwa penyembuhan ini tidak dapat dijelaskan secara ilmiah. Setelah ini, kongres konsultan teologis dari Kongregasi yang sama, yang bertemu pada 1 Maret 2018, menegaskan bahwa mukjizat penyembuhan ini adalah berkat doa syafaat Guadalupe di hadapan Tuhan.

Dalam sesi biasa Rapat Umum 5 Juni 2018, para kardinal dan uskup yang menjadi anggota Kongregasi Proses Penggelaran para Kudus, sesuai dengan kesimpulan dari dewan medis dan kongres khusus konsultan teologis dari Kongregasi, menegaskan penyembuhan luar biasa dari Antonio Jesús Sedano Madrid melalui perantaraaan Guadalupe Ortiz de Landázuri.

Pada 8 Juni 2018, Paus Fransiskus memerintahkan Kongregasi untuk mempublikasikan dekrit tentang mukjizat yang dikaitkan dengan Guadalupe.

Press Dossier tentang mukjizat yang dikaitkan dengan Hamba Allah Guadalupe Ortiz de Landázuri

Biografi, video dan foto Guadalupe Ortiz de Landazuri

Teks dan video tentang mukjizat penyembuhan yang dikaitkan dengan Guadalupe Ortiz de Landázuri