Jumlah artikel: 415

Surat dari Bapa Prelat (28 Oktober 2020)

Dalam surat pastoral baru ini, Mons. Fernando Ocáriz berefleksi atas semangat Opus Dei dan atas sifat-sifat panggilannya berbagai anggota yang ada dalam Opus Dei yang dijalankan sesuai dengan situasi personalnya masing-masing.

Surat Pastoral

“Opus Dei adalah apa yang terjadi dalam kehidupan dari para anggotanya“

Wawancara dengan Fernanda Zaidan Lopes, seorang lulusan Kimia (Brazil, 1986) dan ketua Komite Persiapan 100 Tahun Opus Dei (2028 -2030) selama empat tahun terakhir. Dalam percakapan dengan “Mundo Cristiano” di Roma, dia menjelaskan pekerjaannya dan tantangan utama dalam proyek internasional ini.

Dari Prelatur

Keteladanan Iman (I): Abraham

Yang pertama dari seri artikel-artikel tentang tokoh-tokoh dalam Perjanjian Lama dan Baru yang menyingkapkan kepada kita betapa dekatnya Allah dengan umat-Nya.

Teks rohani

Keteladanan Iman (III): Daud, Seorang Pria yang Berkenan di Hati Allah

Ini adalah artikel ketiga dalam seri tentang tokoh-tokoh Alkitab yang menjadi teladan kedalaman iman pada Allah dan dalam penyelenggaraan-Nya.

Teks rohani

Jillian, Singapura: “Saya mengubah cara pandang saya”

Jillian berusia 26 tahun. Sukacita yang ia lihat dalam diri orang lain mendorongnya untuk menemukan panggilannya sendiri di Opus Dei. “Saya melihat dunia dengan mata baru, menemukan Tuhan dalam pekerjaan sehari-hari dan dalam tindakan kasih yang sederhana.”

En singular

Opus Dei Menanggapi Spekulasi tentang Statuta-Nya

Jack Valero, Direktur Kantor Informasi Opus Dei di Inggris, menulis sebuah kolom dalam The Catholic Herald pada 22 Oktober. Dalam tulisan tersebut, ia menjelaskan proses pembaruan statuta Prelatur, seraya menegaskan bahwa proses ini bertujuan mencapai keselarasan antara dimensi yuridis dan rohaninya, sesuai dengan karisma yang dipercayakan Allah kepada Santo Josemaría, demi melayani Gereja.

In the news

"Aku tidak akan membiarkanmu pergi kecuali kamu memberkatiku": Pertempuran Doa Kontemplatif

Memasuki jalan kontemplasi berarti menyadari bahwa kita membutuhkan Tuhan, sampai-sampai perlu "bergulat" dengan-Nya... Dan untuk memintanya, lagi dan lagi, untuk berkatnya: "Aku tidak akan melepaskannya sampai Engkau memberkati aku."

“Jangan Mendukakan Roh Kudus”: Hidup Suam-Suam Kuku

Suam-suam kuku adalah sebuah penyakit dari hati yang menyebabkan apa saja yang dari Tuhan menjadi tidak menyenangkan bagi kita, dan bahkan kita meyakinkan diri bahwa kehidupan sejati ada di tempat yang lain.

Jalan Menuju ke 100 Tahun (6): Kerja, Sesuatu yang Kodrati bagi Manusia

Dimulai dari evolusi kerja sepanjang sejarah, artikel ini menawarkan refleksi tentang martabatnya dan pentingnya dalam kehidupan manusia. Terinspirasi oleh ajaran St. Josemaría, tulisan ini menghadirkan kerja sebagai tempat perjumpaan dengan Allah dan sebagai sarana pengudusan.

Teks rohani

"Dilexi te," Seruan Apostolik Pertama Paus Leo XIV

Surat kepada seluruh umat Kristiani ini merupakan kelanjutan dari proyek yang dimulai oleh pendahulu Paus Leo, Paus Fransiskus, dengan tema pelayanan kepada kaum miskin, yang wajahnya kita saksikan "penderitaan orang-orang tak berdosa, dan karenanya penderitaan Kristus sendiri."

Dari Bapa Suci