Pertama-tama doa; setelah itu berbuat silih; pada urutan yang ketiga—benar-benar pada “urutan yang ketiga” —tindakan.
(Buku Jalan, n. 82)
Pertama-tama doa; setelah itu berbuat silih; pada urutan yang ketiga—benar-benar pada “urutan yang ketiga” —tindakan.
(Buku Jalan, n. 82)
Printed | dokumen dibuat secara otomatis dari https://opusdei.org/id-id/dailytext/urutan-yang-ketiga/ (05-10-2026)