Janganlah engkau bersusah hati, apabila dalam mengagumi keindahan dunia adikodrati engkau mendengar suara itu—suara yang akrab dan merayu-rayu—suara “manusia lama”.
Itu adalah jeritan “tubuh kematian” yang menuntut hak-haknya yang telah hilang.
Rahmat Allah cukup untukmu: Setialah dan engkau akan menang.
(Buku Jalan, n. 707)