Jika engkau kehilangan arti adikodrati dari hidupmu, cinta kasihmu akan menjadi sekadar kedermawanan; kemurnianmu menjadi kesusilaan saja; mati ragamu menjadi kebodohan; disiplinmu menjadi cambuk; dan semua karyamu sia-sia, tak berbuah.
(Buku Jalan, n. 280)