Salib di dadamu? Baik sekali. Akan tetapi, salib di bahumu, salib dalam dagingmu, salib dalam akal budimu. Dengan demikian, engkau akan hidup bagi Kristus, bersama Kristus, dan dalam Kristus: hanya dengan demikian engkau akan menjadi seorang rasul.
(Buku Jalan, n. 929)