Betapa gembira para malaikat pelindung yang suci itu dalam menjalankan tugasnya terhadap jiwa-jiwa yang berseru: “Malaikat pelindung, aku memanggil engkau seperti kekasih dalam Kidung Agung, ‘ut nuntietis ei quia amore langueo’—‘agar engkau menyampaikan kepadanya bahwa aku mati karena Cinta.’”
(Buku Jalan no. 568)