Bunda! Panggillah dia, berserulah kepadanya. Dia mendengarkanmu; dia melihatmu, yang mungkin berada dalam bahaya, dan dia—Bundamu, Bunda Maria yang kudus—menawarkan kepadamu, bersama dengan rahmat Putranya, perlindungan dalam pelukannya, belaian yang penuh kasih sayang ... dan engkau akan merasa dirimu menjadi kuat kembali untuk menghadapi perjuangan baru.
(Buku Jalan no. 516)