Berusahalah untuk hidup sedemikian rupa sehingga engkau dengan sukarela mengendalikan diri dalam kenikmatan dan kesenangan hidup yang kauanggap tidak pantas bagi abdi Tuhan lainnya.
Ingatlah, engkau adalah sang biji gandum yang ditulis dalam Injil. Jika engkau tidak jatuh ke tanah dan mati, tidak akan ada panen.
(Buku Jalan, n. 938)